Minggu, 27 Maret 2011

Concurency Control

Concurrency
Adalah banyaknya transaksi yang dijalankan secara bersama-sama. Hampir semua DBMS adalah multiuser, sehingga peluang terjadinya inkonsistensi basis data. Maka perlu adanya pengendalian persaingan eksekusi transaksi (concurrency control).

Pengontrolan konkurensi merupakan salah satu fungsi dari DBMS. Pada DBMS terpusat yang multiuser, dapat mngakses sejumlah transaksi pada waktu bersamaan. Transaksi disini adalah suatu aksi atau serangkaian aksi yang dilakukan oleh seorang pemakai atau suatu program aplikasi, dimana dapat mengakses atau mengubah isi dari database.

Dua hasil transaksi adalah commit atau rollback.

> Commit adalah operasi yang menyatakan bahwa suatu transaksi sudah terselesaikan / sukse (successful end-of-transaksion).

> Rollback adalah operasi yang menyatakan bahwa suatu transaksi dibatalkan (unsuccessfull end-of-transaction).


Untuk menjamin transaksi-transaksi yang dilakukan bersamaan berjalan sukses tanpa adanya tumpang tindih maka dibutuhkan mekasnisme pengontrolan konkurensi, jika tidak akan timbul permasalahan:

1. Lost Update => permasalahan timbul pada saat operasi update berjalan sukses kemudian ditindih oleh operasi update lain yang dilakukan oleh pemakai lain.

2. Uncommited Depedency => permasalahan timbul pada saat transaksi sibiarkan melihat hasil dari transaksi lain yang belum commit. Masalah ini timbul jika transaksi membaca suatu record yang sudah dimodifikasi oleh transaksi lain tetapi belum terselesaikan (uncommited), terdapat kemungkinan kalau transaksi tersebut dibatalkan (rollback).

3. Inconsistent Analysis => permasalahan timbul apabila suatu transaksi membaca beberapa nilai tetapi transaksi berikutnya memodifikasi salah satu nilai.


Teknik Pengontrolan Konkurensi

1. Locking

apabila suatu transaksi mengakses suatu data maka suatu lock (kunci) dapat mencegah pengaksesan oleh transaksi lain.

Konsep dasar:

ketika suatu transaksi memerlukan jaminan kalau record yang diingini tidak akan berubah secara mendadak, maka diperlukan kunci untuk record tersebut.

Fungsi Kunci (Lock):

menjaga record tersebut agar tidak dimodifikasi transaksi lain.


2. Timestamping

DEADLOCK adalah situasi dimana dua atau lebih transaksi masing-masing menunggu (wait) suatu kunci yang ditahan oleh transaksi lain untuk dilepaskan.

Dua teknik menangani Deadlock:

a. Deadlock Prevention, DBMS mengamati transaksi apakah menimbulkan deadlock dan tidak akan membiarkan deadlock terjadi.

b. Deadlock prevention dan recovery, DBMS membiarkan terjadi deadlock, mengenalinya lalu menanganinya.


Soal SBD2






Senin, 29 Maret 2010

Tugas Pengantar Kecerdasan Buatan 3

Track (Jalur) : Pembuatan Kartu Rencana Study (KRS)
Role (Peran) : Mahasiswa, Petugas BaaK
Pendukung (Properties) : Blangko Pembayaran (Blangko), Pakaian, Sepatu Tertutup, Foto 3x4, Komputer, KRS
Kondisi Input : Mahasiswa wajib mengisi atau membuat KRS

Scene 1
Persiapan Mahasiswa
> Mahasiswa membawa blangko
> Mahasiswa memakai pakaian yang sopan
> Mahasiswa memakai sepatu tertutup

Scene 2
Proses Persiapan Pengisian KRS
> Mahasiswa mengumpulkan blangko di BaaK
> Mahasiswa menunggu namanya dipanggil oleh petugas BaaK

Scene 3
Proses Pengisian KRS
> Mahasiswa dipanggil namanya oleh petugas BaaK
> Petugas memeriksa pakaian mahasiswa
> Petugas memeriksa sepatu mahasiswa
> Mahasiswa memilih mata kuliah yang ingin diikuti pada komputer yang tersedia

Scene 4
Pencetakan KRS
> Mahasiswa menunggu KRS-nya selesai dicetak
> Mahasiswa mengambil KRS

Scene 5
Penge-cap-an KRS
> Mahasiswa memberikan foto mahasiswa berukuran 3x4 dan KRS yang mahasiswa buat kepada petugas BaaK
> Petugas BaaK menge-cap KRS mahasiswa
> Mahasiswa mengambil KRS yang selesai dicap

Hasil:
> Mahasiswa mendapatkan KRS aktif
> KRS dapat dipergunakan untuk peminjaman buku di perpustakaan kampus
> Mahasiswa terdaftar aktif sebagai peserta UTS / UAS / Ujian Utama
> Mahasiswa tidak dianggap cuti ataupun mengundurkan diri

Senin, 22 Maret 2010

Tugas Pengantar Kecerdasan Buatan



Jaringan Semantik dari Korean Entertainer

Selasa, 16 Maret 2010

Tugas P K B (Pengantar Kecerdasan Buatan)

Tugas 1

Soal..
1. ubahlah pernyataan dibawah ini dalam bentuk representasi logika dan predikat :
a. karjo adalah seorang laki-laki
b. karjo adalah orang jawa
c. karjo lahir pada tahun 1840
d. setiap laki-laki pasti mati
e. semua orang jawa mati pada saat krakatau meletus pada tahun 1883
f. setiap orang pasti mati setelah hidup lebih dari 150 tahun
g. sekarang tahun 2010
h. mati berarti tidak hidup
i. jika seseorang mati, maka beberapa waktu kemudia dia pasti dianggap mati
2. apakah karjo masih hidup sekarang? nyatakan dengan metode backward!

Jawab..
1.
a. laki-laki (Karjo)
b. jawa (karjo)
c. lahir (karjo, 1840)
d. x : laki-laki(x) → pasti_mati(x)
e.
Meletus(Krakatau, 1883) x : [Jawa(x) → mati(x, 1883)

Dapat dibagi menjadi :

1. Meletus(Krakatau, 1883)

2. x : [Jawa(x) → mati(x, 1883)]

f. x : thn1 : thn2 : pastimati(x) lahir(x, thn1) lahir(x, thn2) lebihdari(thn2 – thn1, 150) → mati(x, thn2)

g. sekarang = 2010

h. x : y : [mati(x,y) → ¬hidup(x,y) ] [¬hidup(x,y) → mati(x,y)]
i.
x : thn1 : thn2 : mati(x, thn1) lebihdari(thn2 – thn1) → mati(x, thn2)




2. dari pernyataan di atas kita akan membuaktikan apakah Karjo masih hidup atau tidak dengan menggunakan metode Backward.


¬hidup (karjo, sekarang)

¬hidup (karjo, sekarang)
↑ (8, subtitusi)
Mati(karjo, sekarang)
↑ (9, subtitusi)
Mati(karjo, thn1)
lebihdari(sekarang, thn1)
↑ (5, subtitusi)
Jawa(Karjo)
lebihdari(sekarang, 1883)

↑ (2)
Lebihdari(sekarang, 1883)
↑ (7, subtitusi)
Lebihdari(2010, 1883)
↑ (menghitung lebihdari)
Nil



atau dapat juga dinyatakan seperti:


¬hidup (karjo, sekarang)

↑ (8, subtitusi)

Mati(karjo, sekarang)

↑ (6, subtitusi)

Pastimati (Karjo) lahir(Karjo, thn1) lebihdari(sekarang-thn1, 150)

↑ (1)

Lahir(Karjo, thn1) lebihdari(sekarang – 1840, 150)

↑ (3, subtitusi)

Lebihdari(sekarang-1840, 150)

↑ (7, subtitusi)

Lebihdari(2010-1840, 150)

↑ (mengurangi)

Lebihdari(170,150)

↑ (menghitung lebihdari)

Nil